TAK SEBATAS
Mengapa bisa?
Aku yang sebelumnya tak menaruh harap padamu
Tiba – tiba bergejolak ingin bersamamu
Temu yang tak sesering dulu
Mana mungkin bisa membuatku rindu begitu saja
Sedangkan kita ini apa
Hanya dua insan yang tak sengaja kenal lalu berteman
Awalnya tak kukira sedekat ini
Benci yang sering muncul semasa sekolah
Terdiskriminasi diriku olehmu
Ketika kau tertawa bersama teman dekat yang lebih dulu kau temui
Mengapa seketika berubah?
Dengan sopannya senyum manismu kau tampakkan
Hampir disetiap pertemuan
Benciku seolah tergeserkan oleh nyamanmu
Namun ku tak bisa menapik
Teringat, kita hanya sebatas
Yang oleh ku berharap tak sebatas
Akankah kau tak maksudnya?
Samata, 14 Sep 2019
Komentar
Posting Komentar